Selasa, 08 April 2008

Bikin Kue lagi...

Setelah seminggu kemarin digeber pesenan kue ultah bentuk hati untuk para suami (heran deh, kok para suami teman-temanku itu ulang tahun bisa cuma beda hari saja sih?? Janjian kali ya...) giliran minggu ini "teken kontrak" bikin kue potong. Mumpung ada hari kosong, benar-benar kupakai untuk ...tidur! Masalah lagi, kalau kue yang dipesan judulnya itu-itu saja. Wah, bete jugalah aku ini! Kayak gak ada tantangan gitu. Bosen. Eneg juga. Bahkan terkadang hilang selera makanku. Hihihi... kok kayak cerita tentang sesuatu yang nggilani ya? Belum lagi kalau serasa kehabisan waktu, ibarat bikin laporan yang kena dead line gitu deh! Tapi ya tetep saja kujalani, ta'lakoni, lha menghasilkan juga sih, hehe...
Tapi jangan harap di rumahku selalu berlimpah ruah kue dan makanan. Bahkan suamiku pernah protes, "Tukang bikin kue kok di rumah gak pernah ada kue?" Ya habis mau bagaimana lagi, kalau pesanannya dihitung per-loyang, masak ya mau kucuil or kucemol untuk persediaan di rumah? Gak mungkin banggetlah...

Peri Telur Paskah

Sebenarnya lomba menghias telur Paskah sudah lewat, 1 minggu yang lalu. Tapi pengumuman dari bu guru baru hari Jumat kemarin. Xti seneng soalnya dia menang, peri telur Paskahnya juara satu. Padahal ada hasil karya lain yang lebih bagus. Usut punya usut, ternyata kreasi si teman sudah 'jadi' dari rumah. Alhasil batal deh menang. Sebenarnya ada beberapa bagian dari 'peri'nya yang dibantuin sama maknya. Badan. Tapi mungkin karena dia jujur sama bu guru merupakan point plus buat hasil karyanya. Hadiahnya tergolong biasa saja, tapi istimewa buat dia, diary dengan icon si cutie Barbie. Isi diary-nya bukan tentang dirinya, tapi tentang semua teman-teman di kelas, terutama yang sakit (kayak buku absensi aja...). Si Ini gak masuk sekolah karena sakit flu, si Anu sakit kepala, si... siapalah diare sejak dari rumah.
Sampai hari ini, peri-peri itu (Xti bikin 2 peri) belum dibongkarnya. Masalahnya, umur telur rebusnya sudah 2 minggu. Sudah pasti basi. Sudah pasti bakal dibuanglah. Tapi kapan? Xti masih belum tega. Ya sudahlah...